7/07/2016

Anak dibully? Inilah Kiat Penting Mengatasinya


Sobat, saat anak menceritakan sedihnya di bully teman sekolahnya, hati orangtua mana yang bisa tenang? Untung ia masih mau cerita, karena beberapa anak saat dibully teman-temannya mereka malah merahasiakan pada orangtua dan gurunya karena mendapat ancaman.

Inilah tips penting dalam mengatasi anak yang dibully:


1. Upayakan komunikasi yang ditingkatkan
Anak ajarkan untuk tidak takut untuk ungkapkan perasaan, kejadian yang menimpa berikut ajak diskusi cara mengatasinya. Jangan menggunakan kalimat kasar, keras dan berteriak, karena akan menambah anak ketakutan untuk mengutarakan perasaan atau kejadian yang dialaminya.

2. Ajari anak untuk tidak diam saja saat di bully
Bukan berarti anak diajarkan untuk berkelahi saat ia diberi kekerasan fisik oleh temannya. Namun sebisa mungkin tidak diam saja saat dipukul atau diberi kekerasan apapun oleh oranglain. Sebisa mungkin anak diajari untuk menghindar atau menangkis jika sudah tercium tanda-tanda kekerasan.
Namun apabila terpaksa membalas, balaslah seperlunya untuk membela diri, namun bukan untuk berkelahi.

Jika bully berupa perkataan kasar, sebaiknya anak diajari untuk menjawab sebisanya dengan baik, jika tidak diam saja namun pergi dari tempat itu. Jika ada didalam kelas sebaiknya laporkan pada guru.

3. Bila bully meninggalkan bekas atau kesakitan, maka jangan anggap remeh
Terkadang ada suatu kejadian suatu penyakit dalam bisa karena pukulan benda tumpul dimasa lalu, dan ini bisa terjadi saat lampau anak dibully. Untuk itu, saat bully menghasilkan cidera maka orangtua harus tanggap untuk membawanya ke dokter, jika perlu lakukan rontgen, atau di foto fisik sebagai bukti kekerasan yang mungkin akan berguna jika sampai maju ke ranah hukum.

4. Komunikasi dengan pihak sekolah, guru, wali murid dan anak yang bersangkutan
Hal ini sangat penting, beri saran kepada pihak sekolah saat ada petemuan komite sekolah membahas khusus tentang bully dikalangan anak. Serta akibat yang ditimbulkan secara fisik dan psikis yang menghadirkan psikolog anak.

Cobalah dipertemukan dengan orangtua anak yang membully atau bahkan temui disekolah anak pembully itu dan bicaralah dari hati ke hati. Bukan untuk memarahi. Hal ini biasanya akan berdampak ampuh. Sarankan pada guru untuk mengingatkan anak dikelas mengenai hal ini, karena pada dasarnya nasehat harus secara berkala.

5. Masukkan anak ke klub olahraga atau kegemaran yang manfaat
Anak yang bisa beladiri, pandai berenang, juara Badminton, anak pandai dikelas, pandai menari atau jago bermusik biasanya memiliki kepercayaan diri tinggi, dan tidak akan jadi sasaran bully, apalagi mereka bisa berprestasi pada bidang yang disukainya.

6. Doakan selalu anak
Doa orangtua agar anak selalu bisa terhindar dari masalah dan musibah insyaAllah mustajab. Benahi perilaku diri agar jadi panutan anak. InsyaAllah anak sholeh dan sholehah terhindar dari hal-hal buruk.

Semoga anak kita terhindar dari hal-hal yang membuatnya sedih dan tidak betah disekolah. Membuat mereka nyaman, adalah tugas utama kita. Yang buruk memang harus diluruskandengan cara bijak dan santun. Semoga bermanfaat.

Sumber : ummi-online.com
FP: Rumah Zakat

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon