7/05/2016

Waktu Mengeluarkan Zakat


Kita wajib mengeluarkan zakat begitu menerima rizki atau nikmat dari Allah Swt. Misalnya bagi petani, pada saat panen diwajibkan mengeluarkan zakatnya; bagi karyawan/pegawai saat menerima upah atau gaji; bagi profesional saat menerima honor, dsb.

“Makanlah dari buahnya bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya (dengan disedekahkan kepada fakir miskin); dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS Al An’aam, 6:141)

Kekayaan berupa binatang ternak, termasuk jenis unta, lembu, kambing dan biri-biri, juga harus dikeluarkan zakatnya.
“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak, maka makanlah sebahagian dari padanya dan (sebahagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir.” (QS Al Hajj, 22:28)

Laba dari hasil perniagaan atau jual-beli juga menrupakan karunia yang wajib kita keluarkan zakatnya, agar kita bertaqwa.
“Bertasbih kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya, pada waktu pagi dan waktu petang, laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sholat, dan (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.” (QS An Nuur, 24:36-37)

Orang yang baru mendapat barokah dan nikmat berupa naik pangkat, atau mendapat kedudukan yang baru, lulus ujian, dsb, dianjurkan untuk segera mengeluarkan zakat, serta mengerjakan aneka rupa kebaikan, agar mendapat keberuntungan.
“(yaitu) orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.” (QS Al Haj, 22:41)

Orang yang baru bartaubat hendaknya juga memakmurkan masjid, mendirikan sholat dan menunaikan zakat agar selamat dan mendapat petunjuk dari Allah Swt.
“Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengetahui.” (QS At Taubah, 9:11)
“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS At Taubah, 9:18)

Waktu mengeluarkan zakat kita tidak perlu menundanya seminggu, sebulan atau bahkan setahun lagi. Karena kita tidak pernah tahu sampai kapan masih punya kesempatan, tiba-tiba bisa saja ajal kita tiba. Jadi begitu ada kesempatan pergunakan dengan sebaik-baiknya, jangan mencari dalih karena sempitnya waktu.

“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.” (QS Al-Munaafiquun, 63:10-11).

Mari tunaikan zakat dengan klik >> www.sharinghappiness.org

Baca Juga: Nikmati Kemudahan BerdonasiMelalui Layanan Jemput Zakat

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon