8/28/2016

Bersihkan Hartamu Dengan Berzakat Mal


Zakat merupakan rukun Islam ke tiga. Dengan begitu mengeluarkan zakat wajib hukumnya. Perintah Allah SWT untuk mengeluarkan zakat ada pada surat At-Taubah ayat 103, "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui". (QS At-Taubah ayat 103).

Bersihkan Hartamu Dengan Berzakat Mal
www.rumahzakat.org

Salah satunya adalah zakat mal. Zakat mal ialah zakat harta, maksudnya membersihkan harta yang dimiliki dengan cara memberikannya kepada mustahiq (yang berhak). Dan hukumnya memberikan zakat mal adalah farduain. Perintah mengeluarkan zakat mal, sama halnya mengeluarkan zakat Fitrah.
Hal ini sebagaimana firman Allah SWT, "Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang dikatakan kepada mereka: 'Tahanlah tanganmu (dari berperang), dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!' Setelah diwajibkan kepada mereka berperang, tiba-tiba sebagian dari mereka (golongan munafik) takut kepad manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah SWT, bahkan lebih sangat dari itu takutnya. Mereka berkata: 'Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang) kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?' Katakanlah, 'Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikit pun".

Syarat wajib zakat antara lain Islam, merdeka, miliknya, bernisab, hau. Pada dasarnya, zakat dikeluarkan dalam bentuk benda yang wajib dizakati. Abu Dawud, Ibnu Majah dan al-Hakim dan dia menshahihkannya, Rasulullah SAW bersabda, "Ambillah biji-bijian, kambing dari kambing, unta dari unta dan sapi dari sapi".

Mengeluarkan zakat mal berupa barang diperbolehkan apabila dipandang bahwa pemberian barang dianggap lebih bermanfaat, dan pemberiannya disesuaikan dengan kebutuhan penerima zakat.

Sebaiknya barang yang hendak di zakat mal, harta itu benar-benar miliknya, yang mempunyai kekuasaan untuk mengelolanya. Walaupun harta itu semua adalah milik Allah, namun Allah telah memberikan kepercayaan kepada umatnya untuk digunakan di jalan-Nya dengan baik. Harta kekayaan yang berharga seperti emas dan perak, hewan ternak, hasil tanaman, harta perniagaan, hasil tambang, serta harta temuan. Kemudian harta itu di Nisab yaitu kadar atau ukuran minimal wajib zakat. Setelah itu waktu Haul yaitu waktu pemilikan harta selama satu tahun. Sebagaimana sabda Rasulullah, "Tidak ada (wajib) zakat pada harta seseorang sebelum sampai satu tahun dimilikinya". (HR Daruquthni).
Baca Juga:Manfaat Zakat dari Segi Keagamaan, Akhlak dan Sosial
Harta zakat yang telah dibayarkan akan diberikan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketepatan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana". (QS At-Taubah ayat 60).
Baca Juga:Nikmati Kemudahan Berdonasi Melalui Layanan Jemput Zakat
Yuk saatnya zakat, agar harta kita makin berkah. sekarang berzakat makin mudah, klik >> www.sharinghappines.org

Sumber: merdeka.com


Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon