9/07/2016

Langkahkan Kakimu Menuju Kemenangan

Oleh : Priyo Pradono

Lima hari sekali kita mendengar seruan itu, sebuah seruan untuk menghadap Tuhan Pencipta Alam semesta yang diajarkan langsung oleh kekasih-Nya, Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam...

Namun, di awal seruan itu, di kala mata masih terasa lengket dan begitu berat untuk terbuka, kita lebih memilih untuk melanjutkan rebah di pembaringan empuk. Padahal telah datang pula seruan tambahan di dalamnya..."Asshalatu Khairu minna nauum"...shalat itu lebih baik dari pada tidur...
Langkahkan Kakimu Menuju Kemenangan
www.rumahzakat.org

Di waktu matahari terik diatas kepala, terdengar pula seruan itu...namun, kita lebih memilih untuk melakukan aktifitas, entah itu makan siang, berada di jalan, melanjutkan pekerjaan, sekolah, kuliah, atau bahkan kembali terlelap dibuai mimpi di siang bolong.

Dan waktu terus bergulir, di ujung siang seruan ketiga kembali berkumandang di setiap pengeras suara, sebuah harmoni indah di negeri sejuta masjid ini...dan apa yang terjadi ? tetap saja kita masih terlena oleh buai nikmat syahwat duniawi, mengejar asa, menjemput rizki yang hanya berupa nominal di selembar kertas...

Ketika senja datang seruan pun kembali berkumandang, tapi waktu yang singkat itupun tak jua kita tunaikan seruan untuk menghadapNya...kita terjebak macet di jalan raya bahkan hingga malam telah datang sisa tenaga saja yang ada tanpa jua kita tunaikan silaturahim hakiki kepada Sang Pencipta...

Menyedihkan...kita biarkan hati ini kering kerontang dari siraman cahaya Ilahi yang Maha dahsyat...dan disaat aneka permasalahan dunia melilit baru kau menangis menghampiri, menjadi pemuja setia Nya dengan penuh pengharapan...

Sahabat...kita kalah...kita telah dikalahkan secara telak oleh syaithan yang bersemayam di dalam diri. Kita takluk tanpa mampu melawan, mengaku sebagai hamba Tuhan tapi kenyatannya selalu mengikuti derap syaithan...

Tapi bisakah kita menang ? Ya...pasti bisa ! bukankah kalimat seruan itu mengandung cara untuk meraih sebuah kemenangan ? Coba hayati....

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah
Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah, Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah

Marilah sholat, Marilah sholat
Marilah menuju kemenangan, Marilah menuju kemenangan
Selaras dengan ayat ini...

"orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan." (QS At Taubah (9) : 20)

Dan memang, jika di hayati itulah tips menuju kemenangan hakiki...sebuah kemenangan yang di takuti lawan dan di segani kawan...

Sebuah kemenangan itu dapat diraih dengan gemilang hanya dengan keyakinan dan strategi dalam meraihnya. Kita ingin menang tapi tidak sedikitpun kita memiliki keyakinan, pesimis, dan membiarkan segala sesuatunya hanya mengalir bagaikan air ? mana bisa !

Di dalam untai kalimat adzan, juga di ujung kalimat Surat at taubah ayat 20 tersebut, kemenangan ada di akhir...artinya kemenangan adalah sebuah akibat dari sebuah sebab, sebuah hasil dari sesuatu yang di upayakan. Jika ingin menang kita harus tahu betul bagaiman caranya jadi orang yang menang. dan untuk menang itu syarat pertamanya adalah menyadari bahwa hanya Allah lah Yang Maha besar...kita harus yakin...harus beriman...karena iman artinya adalah yakin dan percaya.

Langkah selanjutnya adalah Syahadat Tauhid, Sebuah persaksian dan kesanggupan monoloyalitas hanya kepada Allah, bukan kepada siapapun atau apapun...hanya Allah ! Dan untuk mewujudkan itu kita harus membuat persaksian dan menerapkan Sunnah Rasul, segala tindakan serta ucapan Rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wassalam...

Ketika Rasulullah mewujudkan keimanannya dengan berhijrah, maka kita pun harus berhijrah. Hijrah dengan makna bergerak, melakukan aktifitas yang berbeda dengan sebelumnya. Artinya ketika sebelumnya kita banyak melakukan maksiat, Hijrah seseorang itu adalah dengan bertaubat. Dan di dalam pertaubatan tadi kita di uji untuk siap menyerahkan jiwa serta raga bahkan harta untuk membuktikan itikad kita itu.

Menyerahkan jiwa serta raga secara totalitas dalam beribadah yang wajib serta sunah, serta siap membersihkan hartanya dengan Zakat, Infaq, shadaqah. Semua itu kita lakukan dan serahkan di jalan Allah, di tempat orang-orang yang sangat membutuhkannya, bukan tempat-tempat bikinan manusia yang mengaku mengerti tentang syariat tapi mengabaikan akidah serta muamalah !

Dan yang paling penting dari semua itu adalah dengan tidak pernahnya kita mengabaikan shalat fardhu lima waktu. Mengapa? karena hanya shalatlah amalan yang akan ditanya dan diminta pertanggungan jawabnya di yaumil akhir kelak...ketika baik shalatnya maka baiklah amal perbuatannya...sebuah jaminan telah diberikan oleh Allah bahwa Shalat itu mampu mencegah kita untuk melakukan perbuatan keji dan munkar....

Mudah untuk melihat orang yang shalatnya diterima dan benar...perhatikanlah tutur katanya, sikapnya, dan kenaikan derajatnya di sisi Allah...yaitu dengan melihat semakin mulianya ia di mata manusia namun tetap tawadhu serta menghamba kepada Allah dengan sepenuh hati tanpa henti.

Itulah kemenangan dunia dan akhirat....dan semoga kalian serta diriku termasuk orang-orang yang senantiasa memperoleh kemenangan...Aamiin Yaa Rabbul 'Alamiin...

Sumber: FP Rumah Zakat

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon