11/11/2016

Mari Bantu Biaya pengobatan Ibu Subkah, Penderita Penyakit Liver


Subkah (42th) menderita penyakit liver sedang membutuhkan bantuan biaya untuk pengobatan. Subkah bertempat tinggal di kampung Cirunten desa Bandulu Kec. Anyer Kab.Serang Banten. Kampungnya berada disebrang hotel Marbela, masuk lagi sekitar 2 KM.

Menurut Nasrulloh, adiknya Subkah, bahwa penyakit yang kakaknya derita itu sebenarnya sudah lama namun keluarganya tidak mengetahui karena Subkah berusaha menutup-nutupinya.

“kami sekeluarga sebelumnya tidak tahu menahu jika kakak saya mengidap penyakit liver, kakak tidak pernah cerita, ketahuannya saat kakak sakit diperiksa ke seorang Bidan kemudian Bidan memberikan saran agar dibawa ke dokter, setelah dibawa ke klinik, dokter menyebutkan bahwa kakak mengidap penyakit liver yang sudah lama dan disarankan untuk dirawat ke Rumah Sakit” jelas Nasrulloh. 

Lanjut Nasrulloh, kak Subkah enggan bercerita sebelumnya karena katanya tidak punya uang dan belum bekerja lagi sehingga khawatir jika nantinya merepotkan keluarga yang sama-sama tidak mampu.

Sebelumnya Subkah bekerja di perusahaan sepatu di Nikomas, tapi setelah menikah ia berhenti bekerja. Namun dalam perjalanan kehidupan rumah tangganya setelah dikarunia seorang anak laki-laki Subkah jarang diberikan nafkah lahir dan batin oleh suaminya sehingga akhirnya bercerai saat anaknya yang bernama Irwan duduk dibangku SD kelas 6. Sekarang anaknya dimasukan ke ponpes tradisional karena tidak memilki biaya untuk meneruskan pendidikan disekolah umum. 

Subkah sampai hari ini (09/11), belum pernah dibawa ke Rumah Sakit dengan alasan disamping Rumah Sakitnya jauh ke Kota Serang juga belum mempunyai bekal untuk biaya rawat inap serta biaya keluarga yang menungguinya nanti.

Subkah sehari-harnya tergolek ditempat tidur, tidak bisa bangun sendiri tanpa dibantu oleh orang lain. Beruntunglah Subkah masih memiliki Ibu yang setia merawatnya dengan kasih sayang.

“Alhamdulillah, masih bisa dititah/dituntun berjalan sekedar untuk kekamar mandi dan makan”, kata Jasiah, orangtua Subkah satu-satunya.

Dalam kondisi sakit, Subkah masih rajin melaksanakan sholat walaupun sambil berbaring ditempat tidurnya.
Subkah masih ingin sembuh, ingin sehat kembali, ia dan keluarganya butuh sekali uluran tangan para Dermawan untuk membiayai pengobatan penyakitnya.

“saya ingin sehat lagi..”, ucapnya terbata-bata
“semoga ada Dermawan yang membantu saya”, lanjutnya dengan bibir bergetar.



Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon