5/17/2018

Jangan Menjelaskan Tentang Dirimu Pada Siapapun, Cukupkanlah Allah Di Hati Untuk Selalu Kau Perhitungkan


Karena tanpa berkata apapun bila kau selalu menjaga dirimu hanya demi mendapat penilaian Allah, maka Allah pula akan memperlihatkan kuasanya, sehingga orang-orangpun tahu bagaimana dirimu sebenarnya.

Maka, lebih sibuklah menjelaskan dirimu pada Allah, dengan apa? Dengan cara memaksimalkan kebaikan yang ada dihatimu, agar sikap dan perilakumu terjaga dengan baik dan bijaksana pula. Sehingga dari itulah orang-orang disekitarmu tahu bagaimana diimu yang sesuangguhnya.

Iya jangan sibuk-sibuk menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun, karena yang menyukaimu tidak butuh semua itu, dan yang membencimu tidak akan percaya akan hal itu.

Intinya tidak usah selalu menyibukkan diri petantang-petenteng memperlihatkan dirimu hanya untuk mendapat penilaian manusia, cukupkanlah penilaian Allah yang menjadi pengendali hati agar tak lupa untuk selalu menjadikan diri lebih baik setiap saatnya.

Karena sebaik apapun dirimu, bagi yang memang membencimu tentu akan selamanya buta pada kebaikanmu, mereka akan tetap memandangmu sebelah mata, karena kebencian yang meliputi hatinya selalu akan menutupi setiap kebaikan yang sudah kamu lakukan.

Sebab itulah mengapa mencari penilaian Allah itu sangatlah penting, karena hanya penilaian Allah yang takkan pernah mengecewakanmu.

Dan begitu pula sebaliknya, seburuk apapun dirimu maka bagi yang memang menyukaimu sampai kapanpun ia akan menyukaimu, tak peduli seperti apa keburukan yang telah kamu lakukan, ia akan selalu menghargaimu dan tentunya akan selalu menyayangimu.

Oleh karena itu tak perlu bagimu mengambil muka hanya karena untuk terlihat baik dihadapan siapapun, karena bila hati kita murni hanya menghadap kepada Allah, sudah tentu semua tindakan kita akan udah dimengerti oleh siapapun.

Iya, perlu ditegaskan lagi, bahwa tidak perlu menjelaskan bagaimana diri kita pada siapapun, karena tanpa hal demikian mereka sudah pasti menempatkan kita sesuai dengan penilaiannya masing-masing, tergantung bagaimana keadaan hati mereka.

Bila hatinya baik, maka sudah pasti sampai kapanpun ia akan selalu menerima kita baik, dan apabila hatinya membenci maka sebaik apapun kebaikan yang kita lakukan akan tetap terlihat sebuah keburukan.

Maka, sibuklah untuk terus mencari penilaian Allah, agar hati tak mudah lelah sebab penilaian mereka yang tak pasti.

Sehingga akhirnya hatimu hanya akan selalu haus terhadap kebaikan yang datang dari Allah, dan sudah pasti memikirkan untuk mencari penilaian manusia takkan lagi hinggap diotak kita kita.
Sumber: humairoh.com

Semoga Sobat hari ini lebih baik dari kemarin, jika ada yang ingin ditanyakan terkait program RZ Cilegon, silahkan isikan komentar dibawah ini
EmoticonEmoticon